Nak, apa cita-citamu ?

Nak, apa cita-citamu ?

Satu tahun pertama si Fulan kuliah di fakultas tertentu, eh satu tahun berikutnya ia sudah pindah kuliah di fakultas yang lainnya, dan beberapa tahun kemudian ia diwisuda sebagai sarjana dari fakultas yang lain lagi yang berbeda dari beberapa fakultas awal yang telah ia tempuh.

Setelah lulus pun satu tahun pertama ia bekerja di bidang pekerjaan yang tidak ada hubungannya dengan latar belakang pendidikannya, satu tahun berikutnya ia pindah perusahaan lain dengan profesi yang berbeda, hingga entah sampai kapan ia menjadi kutu loncat.

Ketika ditanya kenapa ia pindah-pindah kerja dan gonta ganti fakultas ketika kuliah ? Jawabannya bosen, ngak menantang, ngak sesuai dengan keinginannya, suasana lingkungannya ngak asik, boss nya galak dan lain lain.

Halooooo gaes, hidup kok untuk main-main sih ? Hadeeeh. Ayooo fokus sama tujuan hidup kita, fokus sama mimpi besar kita, hidup jangan dibawa main-main jika tidak nanti akan menyesal.

Ayo segera tentukan profesi pekerjaan apa yang ingin anda raih yang merupakan passion dan skill (kecakapan) yang anda miliki.

Dalam proses perkembangan manusia terdapat fase dimana seseorang harus masuk dalam tahapan dimana dia berinteraksi dengan lingkungan dan memberi manfaat bagi dirinya sendiri maupun lingkungan nya, berarti ia harus bekerja, beraktivitas, yang memberi manfaat bagi semua pihak. Kita harus tahu profesi pekerjaan apa yang kita sukai.

Gimana sih caranya agar kita ngak salah dalam menentukan profesi yang akan kita ambil ? Secara awam hal ini dapat diketahui dengan memahami passion apa yang kita sukai dan kecakapan (skill) apa yang kita miliki, karena perpaduan antara passion dan skill akan menjadi profesi yang keren.

Namun untuk mengetahui lebih mendalam dan bersifat empirik maka dapat dilakukan dengan test minat bakat bagi seorang anak sedini mungkin. Dengan test ini kita dapat mengetahui passion dan skill yang kita miliki serta potensi yang dapat dioptimalkan sesuai dengan profesi kerja.

Ayoo parents segera bantu anak anak kita mengetahui minat dan bakat mereka agar tidak bingung dalam karir dan menjadi kutu loncat.

Salam happy parenting.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *